Susah minyak di kota minyak 44
Beberapa minggu kebelakang ini, pemandangan antrian minyak tanah di berbagai tempat di balikpapan bukan lagi pemandangan yang langka. Setiap ada lokasi agen penjualan minyak tanah selalu aja di penuhi oleh warga yang hendak mencari minyak tanah. Sungguh ironi karena hal ini terjadi di sebuah kota yang punya sebutan kota Minyak tapi kenyataanya minyak susah di dapatkan. Nggak perduli dengan alasan apapun karena seharusnya minyak tanah untuk kebutuhan sehari-hari ini tersedia dan mudah di dapatkan. Prasangka demi prasangka muncul akibat permasalahan ini, jika ini merupakan salah satu bagian dari program pemerintah untuk mengkonversi minyak tanah ke tabung gas. Sayangnya tabung gas pun bisa menjadi sesuatu yang langka di tanah jawa beberapa waktu yang lalu. Jika minyak tanah dan tabung gas sudah langka, apa kita sebagai warga harus kembali memasak menggunakan “reaktor nuklir” (baca : Kayu bakar) sungguh hal yang menyedihkan. Kalau sudah begini, siapa yang harus disalahkan ? sebab pihak pertamina pun nggak mau disalahkan malah justru berbalik meletakkan kesalahan pada warga yang sering panik dan gegabah mendengar isu yang kemudian berlomba-lomba menyetok minyak tanah dalam jumlah besar yang mengakibatkan langka nya minyak tanah. Ada baiknya, masing-masing pihak instropeksi agar permasalahan ini nggak terjadi lagi di masa-masa depan nanti.
Catatan Online yang di tulis oleh seorang buruh yang saat ini sedang mengais rezeki di salah satu perusahaan swasta di balikpapan. Tertarik di IT terutama Networking, Internet, Opensource, Graphic Design dan Video Editing. Blog ini adalah lanjutan dari blog saya sebelumnya di ![Norjik[dot]Com](http://feeds.feedburner.com/Norjikdotcom.1.gif)






















