Cerita hari Sabtu
Sudah hampir 2 bulan Quantum Net berdiri di Perumnas (baca : Perumahan Nasional) tepatnya di depan Kampus UNTRI (Universitas Tridharma). Allhamdulillah, hasil di bulan pertama kemarin sudah bisa untuk menutupi seluruh bea operasional, walau profitnya masih belum bisa di nikmati karena selama 3 bulan ini adalah bulan-bulan pengembangan warnet. Cukup puas rasanya ngeliat warnet hampir tiap saat di penuhi oleh pelanggan-pelanggan yang mayoritas memang para remaja bahkan anak-anak yang terlihat memang gemar bermain game on line. Beberapa waktu kebelakang ini memang quantum net selalu full dan bahkan sampai menolak user yang mau datang. Dan hal ini lah yang sebenarnya saya takutkan, karena jumlah pc hanya 8 dan akhirnya nanti bisa tertanam image bahwa quantum net selalu full dan akhirnya kbanyakan user memilih warnet/gamenet lain tanpa mengecek dulu ke lokasi.
Dan juga suasana tenang di dalam warnet/gamenet memang sedikit sulit di capai, karena memang Quantum net ini campur baur antara Game dan Internet di 8 PC tersebut. Alhasil, suasana ribut dan umpat mengumpat sering kali terdengar ketika anak-anak dan ABG tersebut bermain Game. Hal ini lah yang mungkin membuat user yang hendak berinternet ria dengan tenang bisa terganggu karena suara berisik tersebut, mudah-mudahan prasangkaku salah. Menjalankan usaha warnet atau game net ternyata nggak semudah yang aku bayangkan kemarin-kemarin dimana asal ada modal bisa langsung jalan. Monitor terhadap jaringan dan PC client harus rutin di lakukan, karena kemarin malam saya liat ada 3 PC slalu kosong dan begitu aku cek ternyata ada beberapa game yang sengaja di hapus oleh user ? dan bahkan ada yang dengan sengaja menghapus billing dan juga mengganti password ‘deefreze’ …fuh ada-ada aja. Ntah memang di sengaja atau enggak yang jelas hal tersebut sangat mengganggu aktifitas warnet.
Tetapi musuh yang paling berat dan paling utama saat ini adalah dari PLN sendiri, karena lagi-lagi janji PLN bahwa tahun 2009 ‘byarpet‘ akan disirnakan ternyata cuman jadi isapan jempol belaka. Terbukti selama hampir 2 bulan Quantumnet berdiri, listrik padam bisa di bilang sangat sering dan pemadaman paling cepat 2 jam. Beberapa hasil diskusi saya dengan pemilik-pemilik warnet, PLN lah yang memang mereka anggap menjadi ancaman paling serius untuk kelangsungan bisnis warnet/gamenet. Entah apapun alasan dari BUMN ini, rasanya sulit di terima terutama bagi pebisnis yang sangat menggantungkan usahanya dengan listrik seperti warnet/gamenet. Dalam hal ini, saya hanya bisa mengambil hikmahnya aja dan beryukur aja atas apa yang sudah di berikan-NYA.
Catatan Online yang di tulis oleh seorang buruh yang saat ini sedang mengais rezeki di salah satu perusahaan swasta di balikpapan. Tertarik di IT terutama Networking, Internet, Opensource, Graphic Design dan Video Editing. Blog ini adalah lanjutan dari blog saya sebelumnya di ![Norjik[dot]Com](http://feeds.feedburner.com/Norjikdotcom.1.gif)























[Reply]
July 4th, 2009 at 10:48 am
[Reply]
endar´s last blog post..LIBURAN di OWABONG
[Reply]
July 4th, 2009 at 10:48 am
[Reply]
Ada dana buka juga untuk wifi-nya mas biar gak terlalu banyak makan listrik PLN yang suka disko…
Gatot´s last blog post..Ubuntu 9.04 di Acer Aspire One A150
[Reply]
July 4th, 2009 at 10:48 am
[Reply]
[Reply]
July 10th, 2009 at 11:31 am[Reply]
July 10th, 2009 at 11:31 amenggink´s last blog post..Try to Blog Walking again
[Reply]
July 13th, 2009 at 2:37 pm[Reply]
July 22nd, 2009 at 8:24 am[Reply]
July 25th, 2009 at 7:01 pm[Reply]
July 30th, 2009 at 10:07 am